Peringatan ke – 7
Pahala Amal Tersembunyi dan Terang-terangan
٧ - وروى وكيع، عن سفيان، عن حبيب٢، عن أبي صالح، [عن أبي هريرة] قال:
Waki' meriwayatkan dari Sufyan dari Habib dari Abu Shalih, ia berkata:
«جَاءَ رَجُلٌ إِلَى النَّبِيِّ ﷺ فَقَالَ يَا رَسُولَ اللَّهِ إِنِّي أَعْمَلُ العَمَلَ فَأَسِرُّهُ فَيَطَّلِعُ عَلَيْهِ فَيُعْجِبُنِي ذَلِكَ لِى فِيْهِ أَجْرٌ قَالَ لَكَ فِيهِ أَجْرُ السِّرِّ وَاجْرُ الْعَلَانِيَةِ.».٣
"Ada seseorang datang kepada Nabi ﷺ lantas berkata, 'Wahai Rasulullah, sesungguhnya saya mengerjakan suatu amal yang saya sembunyikan, tapi kemudian amal itu diketahui orang, maka hal itu menimbulkan rasa bangga pada diriku. Apakah saya akan mendapatkan pahala? Beliau bersabda, 'Dalam hal (yang seperti) itu kamu memperoleh pahala diam-diam dan pahala terang-terangan."
Tambahan :
Seperti pada catatan kaki, hadits tersebut diriwayatkan dalam Sunan Tirmidzi (2.306) dengan matan yang lebih panjang. Adapun mengenai jumlah hadits yang semisal adalah sebagai berikut :
Sunan Tirmidzi (2.306) : Bab Zuhud - Beramal secara rahasia
Sunan Ibnu Majah (4.216) : Zuhud - Pujian yang baik
٢ في (م): ابن حبيب.
٣ رواه الترمذي (٢٣٨٤) في الزهد باب: عمل السر، وقال: حديث حسن غريب. وما بين حاصرتين مستدرك منه.

0 Comments